Liyue

Liyue merupakan pelabuhan melimpah yang terletak di sebelah timur Teyvat. Terdapat banyak bebatuan dan pegunungan berdiri tegak serta dataran luas yang terdapat sungai hidup membentuk lanskap. Liyue menunjukkan keindahan yang cukup unik yaitu mempunyai 4 musim masing-masing wilayah.


— Harbor

Harbor Genshin Impact Indonesia
Sumber: Mihoyo

Sejak berdirinya pelabuhan, perdagangan maritim Liyue melesat dengan pesat dan keramaiannya tidak pernah menurun. Tempat yang sudah menjadi pelabuhan perdangan terbesar di Teyvat ini memiliki aliran masuk keluar berbagai barang dagangan dengan jumlah yang tidak bisa dibandingkan dengan pelabuhan-pelabuhan lain. Tempat ini juga menghadirkan pemandangan yang tidak boleh terlewatkan setiap tahunnya saat festival Ritual Lentera berlangsung, karena dari tempat ini dapa terlihat pemandangan yang tidak dapat ditemui ditempat lain saat ribuan lentera terbang tinggi menyinari gelapnya malam.


— Mt. Tianheng

Mt Tiangheng Genshin Impact Indonesia
Sumber: Mihoyo

Merupakan suatu kebanggan terbesar dari deretan pegunungan yang mengelilingi bagian barat Pelabuhan Liyue. Gunung ini berfungsi sebagai pelindung kokoh dari serangan musuh yang datang dari barat. Banyak catatan perang kecil maupun besar, tempat ini digunakan untuk pertahanan menghadang musuh dengan kekuatan dominan. Itulah alasannya tempat ini sering terlihat benda-benda bekas peperangan, dan reruntuhan dinding kota, benteng, dan bangunan-bangunan pertahanan. Gunung ini juga menjadi tempat pertama dimana usaha penambangan Liyue dimulai.


— Dihua Marsh

Dihua Marsh Genshin Impact Indonesia
Sumber: Mihoyo

Dihua Marsh, sebuah area lembah yang terletah di utara Liyue. Namanya diambil dari rerumputan silvergrass yang biasa ditemua di rawa-rawa dangkal. Titik dimana sungai-sungai bertemu ini telah terbentuk secara alami dan menciptakan sebuah ekosistem tersendiri yang kaya akan flora dan fauna. Tempat ini memberikan pemandangan menakjubkan bagi para petualang yang datang berkunjung. Dihua Marsh juga merupakan jalan antara Mondstadt dan Liyue sekaligus menjadi tempat peristirahatan para pedangan. Ditengah-tengah area ini berdiri sebuah penginapan ternama yang disebut Wangshu Inn, berfungsi sebagai markah tanah bagi pendatang yang hendak menuju Mondstadt ataupun Liyue.


— Wangshu Inn

Wangshu Inn Genshin Impact Indonesia
Sumber: Mihoyo

Sebuah bangunan yang berfungsi sebagai markah tanah di dalam Dihua Marsh, berdiri tinggi diatas pilar batu yang besar. Kebanyakan pendatang melewati tempat ini berprofesi sebagai pedangan. Karena itu, penginapan Wangshu Inn sengaja menyediakan area dan kios-kios untuk memudahkan mereka berjual beli di waktu istirahat. Bukan hanya penginapan biasa, dari tempat tertitinggi Wangshu Inn para pengunjung bisa melihat sebuah pemandangan yang mengejutkan bagi para pengunjung datang pertama kali. Disaat cuaca cerah, pemandangan sepanjang Mt. Qingce dan Jueyunjian dapat terlihat terhampar dengan indahnya dari Wangshu Inn. Menurut gosip yang beredar ditempat perdanganan, didalam gedung penginapan tersimpan sebuah rahasia misterius, tetapi belum ada yang berhasil mengungkapkan rahasia tersembunyi yang sebenarnya ada didalamnya.


— Qingce Village

Qingce Village Genshin Impact Indonesia
Sumber: Mihoyo

Dibagian paling utara Liyue, ditangah-tengah hutan bambu yang menjulang tinggi tersembunyi sebuah desa bernama Qingce Village. Pemandangan awan-awan putih yang menggulung dan menyembunyikan puncak-puncak gunung, diperoleh oleh lapisan-lapisan terasering yang berbentuk bulan sabit. Saat angin berhembus, permukaan air turut menari dan memantulkan cahaya warna-warni yang indah seperti pelangi.

Next Post

Rekomendasi Artikel

Telegram